This is your very first post. Click the Edit link to modify or delete it, or start a new post. If you like, use this post to tell readers why you started this blog and what you plan to do with it.

post

Featured post

Perjumpaan menyebabkan Β cinta

Di saat kita berjumpa serasa ada juga yang berjumpa. Tetapi hati ini menjadi membisu, seolah terasa terhibur ketika melihat dirinya dan hati ini pun tidak mau kapur ketika saling berdekatan.

Dalam hati ini ingin mengungkapkan sesuatu. Namun ada keraguan yang menghalanginya. Timbul lagi suatu ilusi untuk bisa saling membisiki, dengan seketika mulai lah suatu percakapan dan timbul lah naluri untuk membuat suatu pemikiran yang indah.

Namun apa adanya di tengah perbincangan membuat diri ini tidak tahu arah dan tujuan untuk menjawab perkataannya yang indah-indah itu. 

Lalu di situ lah membuat diri ini menjadi down untuk melanjutkan perbincangan itu. Aku lebih memilih diam seribu kata untuk mendengarkan kata-katanya yang amat sangat indah itu.

 Aku coba merangkai kata untuk menjawab kata-katanya yang amat sangat indah itu. Namun malah membuat dirinya menjadi keninggungan. “Dalam hati aku berkata harus kah aku meyerah  untuk menjawab semua itu”.

Kemudian dengan beraninya diri ini, dengan suara lantang mengatakan I LOVE YOU. Dengan ketika mendengarkan kata-kata yang aku lontarkan . Membuat dirinya menjadi heran dan terbahak-bahak mendengarkan apa yang sudah aku ucapkan.

Melihat reaksinya yang terbahak-bahak . Membuat diri ku menjadi malu dengan ucapan yang sudah terlontar. “Dalam hati ku andai saja ucapan itu bisa di ambil lagi akan aku ambil supaya apa yang aku rasa tidak di ketahui”.

Tak lama kemudian dirinya bertanya tentang apa yang sudah aku ucapkan. Aku menjawabnya. Sesudah mendengarkan jawaban yang aku ucapkan itu. Dirinya pun menjawab kata-kata yang sudah aku lontarkan dan dirinya menjawab. I LOVE YOU TO.

Kemudian diri ini pun menjadi terharu mendengar jawaban yang sudah di ucapkan. Kalau memang itu benar yang di ucapkan. Dalam hati ini mengatakan. “Memang jodoh tak akan kemana”.

Keinginan dan cita-cita yang selalu terniang.


Terkadang orang memiliki banyak keinginan. Di samping itu juga banyak menginginkan cita-cita. Namun, apa jadinya jika keinginan dan cita-cita itu nansulit untuk bisa di jalankan.

*****

Apa lagi itu sudah di jadikan dambaan. Jikalau itu sudah kau jadikan dambaan buat lah komitmen dengan sebaik mungkin. Jangan cuma ada dalam pikitan. Buktikanlah bahwa kau bisa untuk mengejarnya kejenjang lebih tinggi.

*****

Jangan karena kau takut salah langkah kau mundur dengan seketika. Tunjukan lah keberanian mu, hadapi lah apa yang menimpa diri mu. Jika kau sanggup menghadapi itu semua, maka dengan seketika kau bisa mendapatkan jawaban yang sebenarnya.

*****

Walaupun banyak hambatan dan rintangan yang kau hadapi. Biarlah hambatan dan rintangan itu menjadi pegangan mu untuk melangkah. Karena dengan hambatan dan rintangan itu lah kau bisa mengerti bertapa beratnya untuk menjadi lebih baik.

*****

Bayak orang berkata tanpa ada hambatan dan rintangan terasa kurang untuk mendapatkan apa yang ingin raih. Cobalah dengan adanya semua itu kau jadikan untuk memotivasi diri mu. 

*****

Karena siapa lagi yang memberikan itu semua. Kalau kita tidak memulai dengan diri kita sendiri. Memang ada orang yang memberikan itu semua. Tapi itu hanyalah sesaat. Itu pun cuma tipudaya, hanya semata untuk mencari ketenaran . Apakah benar? Tanya orang yang pernah merasakannya. 😁😁😁😁😁

*****

Ini bukan cuma kebetulan. Karena banyak orang yang sudah menemukanya. Jika masih belum percaya hubungilah orang yang sudah menjadi korbannya.

*****

Pasti jawabannya kurang lebih seperti itu. Jika kau menginginkan sesuatu atau pun mengejar cita-cita berjuang lah dengan sunggu-sungguh. Sebab dengan kesungguhan mu itu kau akan mendapatkan hasil yang kau harapkan.

Sepucuk surat

Ada sebuah kata yang sulit di ucap. Dalam hati ini ingin rasanya mengungkapkannya. Namun cuma tangan yang bisa menuliskan disebuah benbuah lembaran yang berwarna putih.

Tangan pun bergerak dan berjalan dengn perlahan di atas permukaan lembaran itu. Tanpa sengaja semua apa yang ingin di ucap termuat dalam lembaran tersebut.

Ketika semua yang ingin di ucap, tangan pun terasa gemetar dengan begitu hebat. Lalu dalam hati bertanya dengan sendirinya. Apakah arti semua ini? 

Aku pun menjadi heran dengan apa yang terjadi Dengan diri ku. Tanpa ku sadari lembaran yang berwarna putih itu pun sudah di penuhi dengan coretan-coretan berwarna hitam

Dengan perlahan aku coba melihat satu persatu, coretan apa saja yang terkandung dalam benda itu?, ketika melihat isi semuanya timbul keraguan melihat apa yang tertera dalam lembaran itu.

Di karena tak di sangka-sangka apa yang sudah di pendam dengan sekian lamanya bisa muncul dengan seketika. Sedangkan itu sendiri kata-kata sanagat sulit untuk bisa di ucap. 

Dengan perlahan aku coba mengelus-gelus dada ku yang di penuhi dengan rasa kebimbangan sektika melihat isi dari lembaran itu.

Tak lama kemudian, setelah itu. Tangan pun mulai merapikan dan melipat- lipat lebaran itu hingga akhirnya di masukan di sebuah tempat.(amplop)

Pagi yang begitu indah.


Pagi yang begitu indah membangunkan tidur ku dari kegelapan. Tubuh pun tak sanggup untuk berbaring lebih lama lagi melihat mu yang begitu cemerlang.

*****

Burung – burung pun berterbangan kesana kemari. Segerombolan awan berterbangan kesana- kemari di bawa hembusan angin yang menyejukkan hati.

*****

Sang menatari bersuka ria menyinari alam semesta ini. Tumbuh- tumbuhan pun menjadi tersipu malu melihat keindahan yang sesungguhnya.

*****

Langit pun menunjukan jati dirinya yang sesungguhnya berkat pancaran sang mentari yang begitu cerah. Mata ini pun tidak sanggup berkedip melihat keindahan sang langit yang begitu menawan.

*****

Ooooooowh indahnya alam semesta ini.! Akankah keindahan ini bisa terulang di hari selanjutnya.? Akankan alam ini tetap  menjaga keindahannya.?

*****

Jika kau mempunyai keindahan seperti ini. Jangan lah bosan-bosan kau menunjukan dirimu yang sebenarnya. Sebab Dengan keindahan yang kau miliki membuat kesejukan di dalam diri ini.

*****

Sang pujangga. Yang hilang.


Dulu kau selalu aku puji-puji, dulu kau selalu aku bangga-banggakan. Namun sekarang  tinggal lah sebuah cerita. Lalu kemana perasan itu pergi.?

*****

Sudah aku timbun dan aku tanam sedalam mungkin. Biyar tidak selalu terkenag dalam jiwa-ku.! Sudah lama aku menginginkan hal itu, tapi baru bisa terpenuhi.

*****

Sebab. Aku baru menyadari mengingat masa lalu menimbulkan suatu kesesihan dan menimbulkan harapan yang berlebihan. 

*****

Masa lalu biarlah berlalu, jangan selalu di ingat-ingat, jangan di jadikan penyesalan. Karena penyesalan tidak ada gunanya lagi.

*****

Cobalah berpikiri saat ini. Biarlah di bahagia dengan pilihannya.! Jika dia bisa bahagia dengan Pilihannya, kenapa kau Tidak bisa seperti dia.?

*****

Tunjukan bahwa kau bisa move on dengan masa lalu yang kau punya. kau bukanlah orang yang lemah dengan masa lalu yang kau punya.

*****

Jangan karena  masa lalumu membuat kau menjadi terpuruk. Tunjukan bahwa kau Tidak seperti itu, melainkan dengan masa lalu yang kau punya memberikan kau semangat di masa kini.


 

Kesedihan oleh sebuah janji manis


Tak sanggup sudah menerima ini semua, Ingin rasa melarikan diri dari kejauhan sana. Namun tak tahu arah untuk menghindarinya.

*****

Dalam diri ini cuma menginginkan suatu kebahagian. Tapi kenapa cuma ada penderitaan dan kesedihan yang selalu menimpa.

*****

Cobalah beri aku sedikit kebahagian yang dapat aku kenang setiap saat. Yang dapat aku jadikan sebagi gambaran di masa mendatang.

*****

kalau memang kau ngak bisa memberiku kebahagian. Kenapa Dulu kau membuat janji yang begitu indah, yang begitu menawan.

Kenapa dulu kau berterus terang tentang perasanmu.! Mungkin ngak seperti ini, asal kau tahu, diri ini cuma bergantung dengan kata-kata sudah kau ucap.!

Sebab apa yang sudah kau ucap, tidak sematanya bisa aku langgar begitu saja. Karna ucapan yang kau katakan, aku tanamkan dalam benakku  yang bisa aku jadikan motivasi. 

*****

Kau mungki bisa melupakan apa yang kau ucap. Tapi aku tidak seperti kau. Yang suka melanggar apa yang sudah menjadi keputusan.

*****

Jika memang kau ingin pergi dan meninggalkan aku. Cobalah kau pikir lebih jauh, supaya nantinya tidak menjadi penyesalan dan melukai dirimu sendiri.

*****

Kau boleh saja memilih. Aku pun tidak melarang, karena itu adalah hak kau sendiri jadi aku tidak bisa menunda apa yang menjadi pilihanmu dan aku juga mendukung.

*****

Dalam hati ini memang sulit untuk merelakanmu pergi. Tapi gak apa-apa. Biarlah hati ini merasa kesakitan. Asalkan kau bahagia dengan pilihanmu.

Air

Air. Kenapa kau tak nampak-nampak, aku sudah lama menunggumu. Kenapa kau tak kunjung datang. Kau sembunyi dimana?, kenapa kau tak nonggol-nonggol.

Aku sudah menanti kedatananganmu. Tapi kau tak kunjung datang, apa kau sudah lupa dengan tugasmu, jangan kau seperti ini.

Kau membuat aku menjadi risau, jika kau ingin main-main. Jangan lah kau terlalu berlebihan. Apa kau tak merasa kasihan melihat aku yang menunggu kehadiranmu .

Ayo lah. Datang penuhi kuajibanmu, aku sangat membutuhkanmu. Jangan kau menjadi orang pelit, tunjukkan lah kemurahan hatimu yang sebagi mestinya.

Kalau aku ada salah kepadamu tolong kau beri maaf. Jangan kau main kabur-kaburan dariku. Karna tanpa dirimu aku tidak bisa berbuat apa-apa.

Maka dari itu jangan lah kau menghindar jauh dari hadapan ku. Tolong lah kau mendekatkan diri mu, supaya hati ini merasa tenag dan tidak merasa kebingungan.

Cukup lah bersandiwara, tubuh ini sudah merasa kekeringan. Disebabkan oleh kau yang menghilang begitu lama, sejak tadi tubuh ini menginginkan kau membasahinya.

Tapi hingga sampai sekarang kau belum menampakan diri mu. Tubuh ini sudah merasakan dipenuhi dengan kotoran hingga merasakan kegatalan begitu hebat.

Belum mandi. Com

😁😁😁😁😁😁😁😁😁


Sang rambut sebagi mahkota

Rambut kau begitu indah, kadang orang mengatakan kau sebagi mahkota, disisi lain juga orang mengatakan kau sebagi sarang kotoran. Lantas kenapa kau di sebut mahkota?.

*****

Kadang aku bingung dan bertanya-tanya apa sih arti sebuah rambut?. Jika orang beranggapan  bahwa kau sering disebut sebagi mahkota dan ada juga yang mengatakan kau Sarang kotoran.

*****

Sedangkan tidak sedikit orang juga merasa jijik ketika kau berada di sebuah makanan. Apakah itu  di katakan bahwa kau  adalah mahkota.

*****

Jikalau kau membuat orang menjadi jijik. Kenapa kau di katakan sebagi mahkota. Tolong kau kasih tahu aku.biyar aku tahu kau yang sebenarnya.

*****

ayok  tunjukan letak  dimana tempat mahkotamu. Jangan kau membuatku bingung.?. Anda bingungkan.Ia sama, saya juga bingung. Bukan cuma kalian aja yang bingung. Hehehehehe😁😁😁😁.

*****

Memang aku juga menyadari bahwa kau enak di pandang ketika orang tersebut memelihara dan merawatmu. Apa lagi ketika kau dicukur Dengan berbagai modifikasi itu malah membuatku tambah senang dan senang.😁😁😁😁😁.

*****

Tapi kalau kau dikatakan sebagi mahkota  aku kurang setuju. Kenapa kau tidak setuju?, karena kau membuat jijik?,  Yang membut kau jijik kenapa?.

*****

Ketika kau berjatuhan dimana-mana. Setuju gak?, coba angkat jempolπŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘. Yang setuju. Hehehe. Eh jangan   rame kalau bilang setuju, nanti ada yang marah Bagi yang tidak setuju. 😁😁😁😁😁😁

*****

 

Kenangan berharap untuk bisa kembali sebagi mana adanya


Teringat sudah masa- masa yang dulu kita lalui bersama. Kini cuma tinggal sebuah kenangan yang kita rasakan bersama.

*****

Akankah lah itu bisa kita jalani bersama lagi?, akankah bisa kita mengulang hal sepeti itu lagi. Dalam hati mengharapkan hal itu kembali sebagi mana dulunya.

*****

Apakah kau menginginkan  seperti itu. Kalau kau menginginkan seperti itu lagi, berilah aku kabar, berilah aku kepastian. Agar aku tidak terlalu berharap.

*****

Jangan lah kau diam seperti ini, andai kau tahu bertapa sakitnya hati ini ketika sikapmu seperti itu. Jadi cobalah mengerti  sedit apa yang ku rasa terhadap kau.

*****

Jangan lah kau membuat aku bingung, jangan lah kau coba-coba untuk membangunkan semua amarah ku dengan sikap mu seperti ini.

*****

Sebab tidak ada orang lain yang bisa merubah diri ini selain dirimu. Entah kau percaya atau tidak, karena itu yang ku rasakan semenjak ku berlindung kepada kau.

Create a free website or blog at WordPress.com.

Up ↑